disnaker.kotatasik@gmail.com Telepon/Fax : (0265) 313997
Pemkot Tasikmalaya Buka Peluang Warganya Kerja di Jepang
12/07/2018
0

Bandung – Pemerintah Kota Tasikmalaya membuka peluang bagi warganya yang ingin bekerja di Jepang. Dua perusahaan hotel dan pariwisata di Jepang, tertarik menjalin kerja sama dengan Pemkot Tasikmalaya.

Penjajakan kerja sama tersebut ditandai dengan kunjungan dari dua perusahaan Jepang yakni Sakura Garden Hotel Osaka dan Nakanishikosan ISA Travel Tokyo ke Kota Tasikmalaya, Jabar pada Selasa (10/7/2018). Dua perusahaan tersebut ditemani konsultan pendidikan Indoneia – Jepang, Sentra Global Edukasi (SGE).

Presiden Direktur Sakura Garden Hotel, Osaka Jepang Mr. Ayama Kiyotaka dan General Manager Nakanishikosan ISA Travel Tokyo, Mr. Sukeitsu Yasuhiro, serta Sales Manager Mr. Asou Yasumitsu hadir langsung dan disambut Wakil Wali Kota Tasikmalaya Muhamad Yusuf di Balai Kota Tasikmalaya.

 

“Kunjungan hari ini dua perusahaan tersebut ingin menggali secara langsung potensi Kota Tasikmalaya dan membahas secara intens ketentuan-ketentuan kerja sama yang dapat dilakukan dengan Dinas Tenaga Kerja Kota Tasikmalaya,” ucap Kepala Dinas Tenafa Kerja Kota Tasikmalaya, Nunung Kartini dalam rilis yang diterima detikcom.

Nunung mengatakan fokus utama dalam kerja sama tersebut merupakan bidang pelatihan dan penyerapan tenaga kerja profesional khususnya di bidang perhotelan dan pariwisata.

“Kerja sama ini juga untuk meningkatkan kualitas dan penyerapan sumber daya manusia Kota Tasikmalaya sebagai tenaga kerja profesional, terdidik dan terlatih,” tuturnya.

Nunung mengatakan calon tenaga kerja dari Kota Tasikmalaya nantinya akan dikirim ke Jepang dengan melalui proses pendidikan dan pelatihan terlebih dahulu. Sehingga, calon tenaga kerja yang dikirim akan sesuai dengan kebutuhan perusahaan Jepang tersebut.

Ada beberapa tahapan yang harus dilalui oleh calon tenaga kerja asal Tasikmalaya yang akan dikirim ke Jepang. Seleksi tahap pertama dilakukan oleh pihak Disnaker dan pihak SGE sesuai kualifikasi dasar yang diminta yaitu minimal lulusan D3 atau S1 sesuai bidang yang diperlukan, memiliki kemampuan bahasa inggris (TOEFL 500) sehat jasmani dan rohani. Jika pelamar sudah pernah belajar bahasa Jepang akan menjadi nilai lebih.

“Kalau lulus seleksi tahap pertama, calon tenaga kerja dapat mengikuti pelatihan bahasa Jepang di Disnaker Kota Tasikmalaya selama 6 bulan dengan target level N3. Selama proses pelatihan tersebut, tingkat perkembangan bahasa Jepang para calon tenaga kerja akan di nilai dan di evaluasi setiap bulan oleh tim divisi bahasa Jepang SGE dan juga akan dipantau secara langsung oleh pihak perusahaan Jepang,” ungkapnya.

Berdasarkan penilaian dan evaluasi tersebut, evaluasi tahap kedua akan dilakukan oleh SGE dan perusahaan Jepang untuk memilih calon tenaga kerja dengan hasil pelatihan yang baik dari sisi bahasa Jepang dan sika atau perilaku. Mereka yang terpilih berhak mengikuti seleksi akhir yaitu tahapan wawancara dengan perusahaan Jepang.

Menurutnya, setiap perusahaan di Jepang memiliki kebutuhan bidang dan kualifikasi yang berbeda. Sehingga tidak menutup kemungkinan, ada tahapan lain yang diperlukan, seperti khusus untuk bidang keperawatan dan careworker diharuskan mengikuti pendidikan di Profesional Training College (PTC) Jepang selama 2-3 tahun.

“Hasil dari setiap proses seleksi dan pelatihan pada prinsipnya akan sangat tergantung dari kesiapan, komitmen dan konsistensi calon tenaga kerja itu sendiri. Melalui upaya ini, kita membuka jalan dan memberikan kesempatan bagi masyarakat Kota Tasikmalaya untuk mengembangkan diri,” katanya.
(dir/ern)

Leave a Reply